Informasi Perkuliahan

Status Akademik

Mahasiswa yang sudah diterima secara resmi di sekolah ini akan mendapat status akademik dari Pembantu Ketua Bidang Akademik sesuai dengan kelengkapan persyaratannya dan tingkat kemampuan akademiknya.

 

Tahun Akademik

Tahun Akademik Sekolah Tinggi Teologi Satyabhakti (STT SATI) dibagi dalam dua semester. Semester ganjil/gasal dimulai pada bulan Agustus dan diakhiri pada bulan Desember, sedangkan semester genap dimulai pada bulan Januari dan diakhiri pada bulan Mei.

 

Masa Percobaan

Setiap mahasiswa baru akan menjalani Masa Percobaan selama semester pertama di STT SATI. Seorang mahasiswa baru yang dianggap tidak memenuhi persyaratan untuk melanjutkan studi akan dikeluarkan oleh pimpinan sekolah, terutama setelah menjalani Masa Percobaan.

Mahasiswa yang sedang mengikuti Program Studi S-1 harus memiliki Indeks Prestasi sekurang-kurangnya 2.0. Setiap awal semester, Ketua Program akan mengevaluasi Indeks Prestasi para mahasiswa yang ada. Mahasiswa yang memperoleh Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dibawah 2.0 dalam suatu semester akan menjalani Masa Percobaan Akademik pada semester berikutnya.

Apabila mahasiswa tersebut menunjukkan tanda-tanda perbaikan/peningkatan prestasinya, maka statusnya sebagai mahasiswa percobaan akan dihapuskan. Mahasiswa program S-1 yang prestasi akademiknya berada di bawah persyaratan minimal akan diberi peluang untuk memperbaiki/meningkatkan prestasinya terus menerus sampai batas waktu studinya berakhir.

 

Dosen Pembimbing Akademik

Pembimbing akademik adalah dosen yang ditugaskan untuk melakukan pembinaan dan pengarahan kepada para mahasiswanya dalam perencanaan studinya dari mulai tercatat sebagai mahasiswa sampai dengan semester akhir.Bimbingan akademik dilakukan dosen terhadap mahasiswa untuk membantu kelancaran kegiatan-kegiatan akademik.

Adapun tugas-tugas dari pembimbing akademik adalah sebagai berikut:

  1. Membimbing mahasiswa dalam menyusun Rencana Studi untuk mencapai hasil yang optimal.
  2. Memberi pertimbangan kepada mahasiswa dalam menentukan jumlah SKS dan jenis mata kuliah yang akan diambil, yang dicantumkan dalam Kartu Rencana Studi (KRS). disesuaikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terakhir yang diperoleh mahasiswa.
  3. Membina dan memantau perkembangan studi mahasiswa yang dibimbing.
  4. Memberi bimbingan dan konseling masalah non-akademik yang dihadapi mahasiswa bila diperlukan.
  5. Mengarahkan mahasiswa untuk memilih karir pelayanan yang sesuai dengan panggilan dan karunianya.
  6. Membantu mahasiswa menentukan topik penulisan skripsinya.